Jumat, 16 September 2022

 بسم الله الرحمن الرحيم

 


 Perkenalkan,Saya Muhamad Yusuf dari Fakultas Tehnik,Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka 2022













Diary BA Maba UHAMKA 2022

Nama saya Muhamad yusuf saya asal Kota Bogor, Desa Cilebut Barat.Saya mengikuti Baitul Arqom Mahasiswa baru ini di gelombang ke 6 dan masuk ke kelompok 4 yang dibina oleh kaka tingkat yang Bernama Hafidz N. beliau adalah mahasiswa dari fakultas tehnik prody informatika,dan sekarang beliau sedang menjalani semester 5 di UHAMKA.

Sebelum saya menceritakan pengalaman saya di Bam (Baitul arqom mahasiswa) Baru. Saya akan menjelaskan Pendidikan saya sebelum masuk uhamka,dan mengapa saya masuk uhamka.

Saya lulusan PONPES Daarul Rahman 1 yg ada di jagakarsa,pengasuhnya adalah Guru besar K.H Syukran Ma’mun.Jdi disini saya memang sudah punya pengalaman 6 tahun menginap di asrama,dan nilai kelulusan saya termasuk sangat baik.Lalu mengapa saya memilih uhamka sebagai Pendidikan kelanjutan saya? Ya, saya itu sebenarnya sudah niat untuk mendaftarkan diri dibeasiswa Al qosimia.akan tetapi setelah saya menunggu 1-3 bulan,bahkan sampai sbmptn ditutup.akhirnya saya ambil alternatif yang lainnya yaitu mengikuti kakak saya yang sudah kuliah di uhamka 7 semester.

Oke karena masuk uhamka harus melalui ketetapan yang sudah ditentukan maka,saya pun wajib mengikuti kegiatan Baitul Arqom Mahasiswa Baru.Adapun yang dimaksud dengan BAM ini adalah kegiatan sehari-hari layaknya di pondok pesantren.tujuan dari BAM ini sendiri adalah melatih mahasiswa untuk berdisplin berakhlaq dan beradap.berapa lama saya dan kelompok saya berada dikampus? Saya dan kelompok saya menginap di FKIP Uhamka selama 3 hari 2 malam.

1.      Hari pertama,tatkala saya datang dari bogor saya langsung sholat di masjid karena saya blum sholat subuh.kemudian saya nunggu nunggu kagak jelas disamping masjid Bersama kelompok 3.Disitu saya bingung kan saya ada 1 kelompok ada 12 perempuan dan 12 laki laki.tpi kenapa yang Nampak itu cuman ceweknya doang? Tpi yaudahlah saya diarahkan untuk kelapangan disitu baru ketemu 1 kawan saya 1 kelompok dengan saya yang Namanya Uche. Kita disuruh bikin barisan perkelompok yang mana bertujuan mungkin untuk saling mengena,mengingat kita cuman chatingan di wa.stelah drama yg cukup Panjang kita ditanya-tanya perlengkapan,Riwayat penyakit,dan udah sarapan atau belum.pokoknya dah kayak artis artis.kemudian kami diarahkan menuju aula yang terletak di lantai 6,dan disitulah rintanga pertama datang yaitu naik anak tangga dari lantai 1-6.wow sangat luar biasa.

Kelompok kami ditaruh paling depan disebelah kanan.kami lihat aula yang sudah didekor itu sangat luar biasa bagus ada 2 monitor yang bisa touchscreen kemudian di panggung ada 1 deret meja dan 4 kursi dibelakangnya terdapat monitor jauh lebih besar dari yang 2 tdi.

Acara pun dimulai.disitu ada salah satu dosen/professor yang saya lupa Namanya memberi tahu bahwasannya di kegiatan Baitul arqom ini dapat apa? Apa  cuman ikut-ikutan saja?

Nah dari kalimat itulah saya berusaha yang terbaik agar lulus dari Baitul arqom dan bisa menyenangkan ibu saya. Oke ,setelah sekian lama mendegar sambutan Panjang lebar dari dosen dan kaka tingkat.Akhirnya kami diarahkan menuju ruangan yang disebut dengan kelas. Sebelum adanya presentasi dari dosen ataupun kegiatan yang lain,diawali dengan perkenalan,diskusi,dll.

1.      Di hari ke-2 saya di Baitul arqom.saya bangun pagi mandi dulu sebelum ke masjid untuk sholat tahajud (diam-diam).lalu baru berangkat ke masjid.Di masjid kita sholat,dengerin kultum yang bagus-bagus sangat berbobot,dan sholat subuh bareng bareng.Kemudian dilanjut dengan senam sarapan dan langsung kekelas.kami mengerjakan banyak tugas seperti persiapan persentasi.lennong mars Muhammadiyah.dilanjutkan dengan tes baca al-quran, sholat dan ibadah pada umumnya.lalu persentasi dosen kepada mahasiswa baru di kelas dan di masjid hingga waktu asar.Dan diwaktu asar mulai perlombaan yaitu semacam persentasi.Dari setiap kelompok harus ada yang mengeluarkan pertanyaan tentang materi yang dibawa oleh kelompok sebelumnya.

2.      Tatkala matahari terbenam dan adzan mulai berkumandang datanglah waktu istirahat yang Panjang.Kelompok kami menggunakan waktu itu untuk sholat Latihan lennong dan mars Muhammadiyah.hingga waktu pentas senipun tiba.ya sebenarnya saya sudah sangat mengantuk dan tidak kebagian apapun dalam pentas seni.Jadi bisa dibilang  waktu itu saya sangatlah bosan,jenuh,dan ngantuk,hingga beberapa kali ketiduran.setelah penampilan yang banyak,Panjang,dan terkadang kagak jelas,akhirnyapun acara selesai.hatiku gembira tatkala kating menyuruh MABA untuk Kembali keasrama masing-masing.Tapi ada pengecualian.orang-orang yang tercantum Namanya tidak boleh meninggalkan tempat.dan disuruh berdiri dibelakang. Ya, saya pikir saya melakukan kesalahan, jadi saya ikuti dengan sepenuh hati,dan juga saya sadar diri bahwasannya,diacara pentas seni saya ketiduran beberapa kali, padahal saya duduk paling depan.setelah semua sepi, yang tersisa hanya kami yang terpanggil kami mengikuti Kating menuju kearah lift. Ya, wow lift.kami dibawa keruangan yang Namanya kalua tidak salah ruang sidang.kami disuruh duduk sesuai uratan yang sudah ditentukan.Dan wah kami di prank.Dibentak ditanya kesalahannya apa?,disuruh pulang,bahkan ada yang sampai nangis.it’s the best experience.Singkat cerita kami diberikan pertanyaan acak seputar materi yang sudah dibahas selama masa Baitul Arqom.Ya katanya sih itu seleksi untuk pemilihan peserta BAM terbaik. Ya, karna saya merasa paling juga gak akan menang saya jawab yang saya tahu saja.

3.      Okeh di hari terakhir setelah saya dan kawan saya kultum,sholat tahajjud, subuh, kemudian kultim lagi. Akhirnya pun datanglah waktu acara penutupan Baitul Arqom Mahasiswa Baru. Dan entah mengapa,saya justru dipilih sebagai peserta mahasiswa terbaik di gelombanganya.Padahal saya gak terlalu pinter,aktif banget pun tidak,bahkan saya sempat tertidur tatkala dosen sedang persentasi. Pada intinya saya merasa tidak pantas menjadi pesrta terbaik. Tapi saya  dapat pengalaman yang baik yaitu dapat dikenal oleh dosen-dosen terkemuka. 

Ya sesudah saya turun saya dapat apresiasi yang cukup baik menurut saya dari teman-teman saya di gelombang 6 ini. Dan saya pun juga tidak lupa untuk bertanya kepada kaka tingkat saya.yaitu adalah;apakah pembukaan saya yang saya bawa tadi bertentangan dengan Muhammadiyah? Ya alhamdulillah katanya tidak. Sebenarnya  persiapan untuk kesan-kesan dan pesan itu sangat minim karena waktu yang begitu singkat dan saya pun grogi untuk berbicara di depan dosen(sebenarnya disampingnya sih). Maka tatkala saya menyampaikannya saya rasa say aitu tidak ngomong akan tetapi, saya merasa saya itu sedang kumur-kumur.Kaki saya gemeteran suara saya bergidik , kaku tidak berani menatap audience yang ada disekitar saya.Bahkan yang lebih parahnya lagi yang saya sampaikan di sesi pesan itu ada yang kurang yaitu persiapan untuk mencari ilmu adalah uang.karna tanpa uang,tanpa ongkos maka kita tidak bisa menuntut ilmu. Mengapa demikian karna yang Namanya guru itu butuh makan,karna yang Namanya ke tempat pelajaran itu butuh yang Namanya ongkos,bayar bensin bagi yang naik motor dan mobil, butuh uang receh untuk membayar angkot, butuh saldo kereta bagi yang naik kereta.Tapi yang Namanya nasi sudah jadi bubur ya,sudahlah.

Oke mungkin kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih.